Hadirkan Inovasi Permen Jeli Penambah Imunitas Tubuh, Mahasiswi Food Technology BINUS University Raih Prestasi di Ajang Kepenulisan Ilmiah Bergengsi FILM 2022

Festival Ilmiah mahasiswa 2020 atau FILM 2022 merupakan salah satu ajang paling bergengsi di dunia kepenulisan ilmiah nasional. Event ini diselenggarakan oleh UKM Studi Ilmiah Mahasiswa Universitas Sebelas Maret, yang telah rutin diadakan selama 13 tahun terakhir. Tema yang diangkat pada tahun ini adalah “Peran Generasi Z melalui Karya Inovatif dan Kreatif  Guna menyongsong Era Society 5.0” yang terdiri dari 6 sub tema yang tersebar dalam berbagai rumpun keilmuan seperti pendidikan, teknologi, kesehatan, ekonomi kreatif, sosial budaya, serta inovasi pertanian. FILM 2022 berhasil menggaet lebih dari 375 peserta yang merupakan mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Binus University, sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka telah berhasil mengirimkan satu-satunya perwakilan yang sekaligus menjadi pengukir prestasi di bidang kepenulisan Esai Ilmiah. Annisa Saptayulia Belvanugraha atau yang kerap kali disapa Belva, yang merupakan mahasiswi jurusan Food Technology angkatan B25 telah berhasil meraih Juara ke-2 di event bergengsi ini. Ia telah berhasil memukau juri dengan gagasan inovasi produk nya yakni GoGummy.

GoGummy merupakan permen jeli penambah imunitas tubuh yang terbuat dari komoditas ubi jalar ungu (Ipomea batatas var Ayumurasaki) dan kayu manis (Cinnamomum verum). Inovasi pangan tersebut didasari dari keberadaan virus Covid-19 yang terus berevolusi. Selain itu, inovasi produk ini juga dilatar belakangi oleh keluhan dari banyak kalangan, terutama anak-anak dalam mengkonsumsi suplemen konvensional dengan rasa yang cenderung pahit. Sehingga dibutuhkan sebuah opsi camilan ringan yang tak hanya nikmat namun juga menyehatkan. Dipilihnya kedua bahan tersebut sebagai bintang utama dikarenakan baik ubi jalar ungu maupun kayu manis memiliki sifat antioksidan tinggi yang berasal dari antosianin, polifenol, dan minyak atsiri fenolik. Proses pembuatan GoGummy pada dasarnya memanfaatkan reaksi pembentukan koloid dengan mencampurkan zat terdispersi, dalam hal ini air rebusan ubi jalar, madu, beserta medium pendispersinya yakni gelatin tulang ikan. Campuran koloid tersebut kemudian dicetak dan dibalurkan ke bubuk kayu manis. Produk GoGummy pada intinya merupakan sebuah terobosan baru untuk menikmati camilan yang tak hanya nikmat, namun juga menyehatkan.

Prestasi yang berhasil diraih tersebut diharapkan dapat menjadi sebuah motivasi bagi seluruh mahasiswa Food Technology untuk selalu produktif dan berprestasi, bahkan disaat pandemi. Teruslah berinovasi dan jangan pernah takut untuk mencoba!