Di tengah kesibukan skripsi, mahasiswa Teknologi Pangan meraih Medali Emas dan Medali Perunggu di Kompetisi Internasional

Pada bulan Juli 2021 tepatnya tanggal 17, sejumlah mahasiswa Food Technology BINUS mengikuti lomba internasional yang diselenggarakan oleh International Agritech Great Competition, Universitas Brawijaya. Tema yang dipilih yaitu Science and Technology dengan project berjudul SMADISI AS SMART SUPPLY CHAIN TO IMPROVE SUSTAINABILITY FOR FOOD AND AGRIBUSINESS. Kelompok tersebut beranggotakan tiga orang yaitu Steviany, Gabrielle Zhe, dan Lina Mardiyah sebagai ketua project, dan kami diberikan bimbingan oleh Ibu Diana Lo, S.TP., M.Sc., Ph.D.

            SMADISI merupakan singkatan dari Smart Ekspedisi dimana para mahasiswa memiliki visi untuk menciptakan ekspedisi pengiriman bahan pangan, buah, sayur dan makanan yang te-integrasi dengan web aplikasi untuk memudahkan dalam monitoring suhu, temperature, kelembapan, amonia, karbondioksida (CO2) dan tracking selama pengiriman. Hal yang mendasari mereka untuk membuat dan mengembangkan SMADISI adalah Indonesia masih memiliki keterbatasan teknologi untuk fasilitas dan pengolahan rantai pasok, yang membuat sejumlah besar makanan atau bahan pangan terbuang sia-sia karena proses pengiriman.

Alat sensor SMADISI terdiri dari sensor yang dapat mendeteksi suhu, kelembaban, CO2, dan amonia di dalam wadah pengiriman makanan. Perangkat ini dapat memantau dan mengontrol kondisi di dalam wadah pengiriman makanan dari jarak jauh. Perangkat bekerja dengan menghubungkan ponsel dan perangkat lunak atau software SMADISI melalui hotspot. Perangkat dapat memonitor dan mengontrol data suhu, kelembaban, CO2, dan amonia dengan interval waktu yang dapat diatur sesuai kebutuhan.

Perangkat SMADISI dibuat menggunakan sensor dan bahan lain yang digabungkan menggunakan metode PCB dan solder. Perangkat lunak SMADISI dibuat dengan integrasi antara sensor dengan mikrokontroler yang telah disematkan pada sebuah program. Program dibuat dengan menggunakan software Arduino IDE. SMADISI dapat membantu menjaga kualitas produk pangan dengan cara mengontrol kondisi yang dapat mempercepat pembusukan makanan dengan menahan respirasi makanan dan mengontrol suhu dengan mengontrol kondisi wadah pengiriman makanan.

Dari fitur yang ditawarkan oleh SMADISI, SMADISI dapat membantu perusahaan dalam mengontrol kualitas produk makanan dan efisiensi kerja bagi pekerja jalur pelayaran. SMADISI dapat membantu pekerja dalam mengontrol kondisi kontainer pengiriman dari jarak jauh sehingga dapat membantu pekerja menghemat waktu dari gerakan yang tidak perlu dalam proses ekspedisi hanya untuk memeriksa kondisi kontainer pengiriman makanan. SMADISI dapat membantu menjaga kualitas produk pangan dengan cara mengontrol kondisi yang dapat mempercepat pembusukan makanan dengan menahan respirasi makanan dan mengontrol suhu dengan mengontrol kondisi wadah pengiriman makanan. SMADISI dapat mendorong revolusi industri 4.0 dengan menciptakan kondisi yang sesuai untuk produk makanan sehingga berpotensi meningkatkan keberlanjutan produk makanan dalam ekspedisi.

Disela waktu mahasiswa dalam mengerjakan revisi skripsi dan pembuatan jurnal diakhir masa studi kami di Food Technology, bulan September 2021 lalu tepatnya tanggal 7 dalam acara Awarding Ceremony secara virtual yang diselenggarakan oleh International Agritech Great Competition, kelompok SMADISI berhasil memenangkan dua penghargaaan dari dua kategori yaitu Gold Medal untuk kategori poster dan Bronze Medal untuk kategori paper. Pencapaian tersebut tak lepas dari kerja keras seluruh anggota dan arahan serta bimbingan dari Ibu Diana Lo. Harapan para mahasiswa kedepannya SMADISI dapat dikembangkan lebih lanjut untuk dapat diimplementasikan dalam ekspedisi makanan atau bahan pangan untuk revolusi industri 4.0.