Hubungan konsumsi beras terhadap kesehatan

Kamis (15/4) lalu salah satu dosen Food Technology BINUS, Ibu Wiwit Amrinola, S.T.P., M.Si. atau kerap disapa Ibu Wiwit, menyosialisasikan “Hubungan konsumsi beras terhadap kesehatan”. Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh masyarakat umum dan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM). Disampaikan oleh Ibu Wiwit bahwa saat ini kekhawatiran yang berada pada masyarakat adalah mengenai anjuran untuk membatasi konsumsi nasi. Beliau menjelaskan hal tersebut wajar karena sebagian besar nasi yang dikonsumsi masyarakat Indonesia adalah dari beras yang sudah disosoh (lepas kulit). Hal tersebut berkaitan dengan pengolahan pasca-panen padi. Beliau menjelaskan bahwa sebetulnya beras memiliki beberapa lapisan. Lapisan kulit beras mengandung vitamin dan mineral yang beragam dan bermanfaat bagi kesehatan. Seiring dengan pengolahan, khususnya penyosohan, hilangnya lapisan luar padi diikuti dengan berkurangnya kandungan gizi.